Selasa, 27 September 2016

Khusus untuk Arif, Ervina, dan Listya (Bukan yang Lain)


      Hai adik - adiknya mba' Yani yang paling disayang, semoga kalian tetap ada pada lindungan Tuhan. Udah berapa bulan kita saling mengenal? Mungkin baru beberapa bulan sih, tapi rasanya udah kayak setahun lebih aku mengenal kalian, lamaaaaaaaaa banget~




      Jadi keinget waktu pertama kali aku dan mba' Yani membaca email dari kalian. Mau tau gimana rasanya? En, rasanya itu seperti punya gebetan baru. Pengen buru - buru ketemu sama kalian. Kami terus membayangkan bagaimana bentuknya calon adik - adik yang nanti akan meneruskan Sesasi. Hari yang paling ditunggu pun tiba. Kalau kemarin rasanya seperti punya gebetan baru, waktu hari H rasanya seperti 'ketemuan' sama gebetan. Deg - deg'an, grogi setengah idup deh.
      Hari Sabtu yang panas itu adalah awal dimana Arif, Ervina, Listya, mba' Yani, Ceker, Faris, dan aku memulai sebuah perjalanan. We're going to Madura! Belum sempat berangkat, Faris mampus duluan. Daripada nanti kondisi satu manusia ini semakin merepotkan, akhirnya kita semua menyuruhnya pulang. 
      Menginap semalam di Madura adalah kenangan pertama kita. Mulai dari belajar menulis jurnalistik dengan para senior SM, hingga mandi dan bobo' di masjid UTM. Kalian benar - benar tahan banting. Haha~
      Kebersamaan itu lambat launn semakin pudar. Mulai dari aku yang ngga pernah lagi nongkrong bareng kalian, hingga Arif dan Listya yang juga 'mungkin' akan mengikuti jejakku. Dampaknya? Selamat tinggal buletin bulanan~ 
      Aku seharusnya minta maaf atas hilangnya aku selama ini. Terlalu banyak hal yang harus diurus adalah masalah krusial yang selalu membuatku sulit untuk berkumpul dengan kalian. Tapi saat suatu malam, Ervina, Listya, dan mba' Yani datang ke kosku, saat itulah aku mulai merasa kalau kalian adalah lebih dari sekedar 'Tim Sesasi'. Kalian adalah keluarga, dan mba' Yani adalah emaknya.
      Beberapa bulan lagi udah tahun 2017. Ervina, Arif, Listya, kalian akan punya adik, punya keluarga baru. Aku, mba' Yani, dan 2014 lainnya akan selalu bersama kalian hingga mimpi - mimpi kita semua tentang Sesasi terwujud.
Udah dulu ya, capek ngetik, mata mulai ngantuk.
Semangat adik - adiknya mba' Yani yang paling disayang sama aku, kalian istimewa!

Sentra PKL SMP 28, 27 September 2016



Merry

    

Jumat, 22 Juli 2016

Nekat Mengabdi, Sembilan Hari menjadi Kenangan Paling Berarti



                Memutuskan untuk mengikuti kegiatan kampus selama liburan memang lumayan berat, apalagi jika kegiatan kampus yang dimaksud adalah sebuah pengabdian terhadap masyarakat yang tinggal di daerah terpencil. Pasti mahasiswa kupu – kupu a.k.a kuliah pulang – kuliah pulang akan berpikir seribu kali untuk mengikutinya. Syukurlah, aku sama sekali tidak termasuk kategori itu.

Minggu, 01 Mei 2016

Meninggalkan Boy di Kampung Halaman

Hari ini adalah hari ketiga Mengqi membawa Boy pulang kerumahnya. Eh iya, Boy adalah kucing kesayangan Mengqi yang udah beberapa bulan tinggal di kosan.
Jum'at kemarin, Mengqi bersama Sures membawa Boy menggunakan kandang kucing travel. Lumayan jauh sih, dari kosan sampai rumah Mengqi (Surabaya - Sidoarjo). Capek? Banget!!!!
Mengqi berusaha memperkenalkan rumahnya pada Boy, mengenalkan betapa luasnya rumah Mengqi (dibanding kosannya).
Tapi Menqi Tidak selalu berada dirumah. Besok pagi Mengqi harus kembali ke perantauan, kembali pada rutinitas di perantauan dan harus meninggalkan Boy belajar sendirian di kampung halaman Mengqi.

Jumat, 15 April 2016

Klimis Kembali

   Mengqi sangat merindukan keberadaan Klimis. Ia selalu membayangkan bagaimana keadaan Klimis ketika berada di alam bebas, sedangkan sedikitpun kehidupan Klimis tidak pernah kekurangan makanan. Pikiran Mengqi kacau. Di sisi lain, rasa sungkannya yang tinggi pada tetangga kosnya membuatya tidak bisa menjadi pejuang tai kucing lagi untuk Klimis. Akhirnya sedikit solusi muncul di benaknya.

Rabu, 13 April 2016

Pejuang Tai Kucing

   Apa yang orang lain pikirkan tentang seekor kucing yang tiba - tiba datang menghampiri kehidupan kita? Apa yang orang lain pikirkan jika tidak hanya menghampiri, bahkan kucing itu juga menyita sedikit waktu kita? Pasti mereka akan berpikir bahwa memikirkan terlalu keras tentang hal itu adalah sia - sia.

Jumat, 01 April 2016

苏唯-你是我的晴天 (Kamu adalah Hari Cerahku) Lirik Bahasa Indonesia (Belajar nerjemahin sendiri)

课桌前你的背影那么迷恋 
Punggungmu dari depan bangku terlihat begitu menarik
上课期间我们写字条聊天 
Selama pelajaran kami saling mengobrol lewat tulisan
像猫捉老鼠一样
Sama seperti kucing menangkap tikus 
 怕不小心被老师看见 
Takut jika guru melihatnya

钟声响我们骑单车到海边
Jam berbunyi dan kami bersepeda menuju pantai
功课再多都被风吹得好远 
Tak peduli banyaknya tugas rumah, mereka pergi jauh bersama angin
想写的只有誓言 
Apa yang ingin kutulis hanya sebuah janji
牵着手这就是永远
 Berpegangan tangan untuk selamanya

 约好时间约好地点 
Menetapkan waktu dan tempat
每天早晨等待着一起上学 
Setiap pagi menunggu pergi ke sekolah bersama
不敢来我家门口接 
Tidak menantang datang menjemput di depan gerbang rumahku
你害怕被我妈妈看见 
Kamu takut ibuku melihatnya

我发现 
Aku menemukan
每天见到你微笑心就是蓝天
Setiap hari melihat senyummu hatiku sebiru langit
靠着肩
Tetap di bahumu
我要这感觉你是我的晴天
Aku ingin perasaan ini berkata kamu adalah hari cerahku

每一天 
Setiap hari
只想这样的平淡不奢求轰烈 
Hanya ingin kesederhanaan ini tanpa berharap lebih
升旗间 
Saat pengibaran bendera
他们唱国歌我们说的是蜜语甜言
Mereka menyanyi lagu kebangsaan sedangkan kami membicarakan kata - kata manis


钟声响我们骑单车到海边
Jam berbunyi dan kami bersepeda menuju pantai
功课再多都被风吹得好远 
Tak peduli banyaknya tugas rumah, mereka pergi jauh bersama angin
想写的只有誓言 
Apa yang ingin kutulis hanya sebuah janji
牵着手这就是永远
 Berpegangan tangan untuk selamanya

 约好时间约好地点 
Menetapkan waktu dan tempat
每天早晨等待着一起上学 
Setiap pagi menunggu pergi ke sekolah bersama
不敢来我家门口接 
Tidak menantang datang menjemput di depan gerbang rumahku
你害怕被我妈妈看见 
Kamu takut ibuku melihatnya

我发现 
Aku menemukan
每天见到你微笑心就是蓝天
Setiap hari melihat senyummu hatiku sebiru langit
靠着肩
Tetap di bahumu
我要这感觉你是我的晴天
Aku ingin perasaan ini berkata kamu adalah hari cerahku

每一天 
Setiap hari
只想这样的平淡不奢求轰烈 
Hanya ingin kesederhanaan ini tanpa berharap lebih
升旗间 
Saat pengibaran bendera
他们唱国歌我们说的是蜜语甜言
Mereka menyanyi lagu kebangsaan sedangkan kami membicarakan kata - kata manis
我发现 
Aku menemukan
每天见到你微笑心就是蓝天
Setiap hari melihat senyummu hatiku sebiru langit
靠着肩
Tetap di bahumu
我要这感觉你是我的晴天
Aku ingin perasaan ini berkata kamu adalah hari cerahku

每一天 
Setiap hari
只想这样的平淡不奢求轰烈 
Hanya ingin kesederhanaan ini tanpa berharap lebih
升旗间 
Saat pengibaran bendera
他们唱国歌我们说的是蜜语甜言
Mereka menyanyi lagu kebangsaan sedangkan kami membicarakan kata - kata manis